Minggu, 29 November 2009

Pembalakan Liar (Illegal Logging) Keprihatinan Kita Semua


Saat ini bencana alam akibat kerusakan hutan tidak henti-hentinya melanda negara kita. Mulai dari banjir bandang, tanah longsor, pemanasan global dan bencana kekeringan silih berganti datangnya. Fenomena kerusakan alam ini tentu tidak lepas dari ulah segelintir manuasia yang masih melakukan praktek pembalakan liar di hutan-hutan yang dilindungi.

Pembalakan liar (bahasa Inggris: Illegal Logging) adalah kegiatan penebangan, pengangkutan dan penjualan kayu yang tidak sah atau tidak memiliki izin dari otoritas setempat.

Menurut data Departemen Kehutanan thn 2006, luas hutan yang rusak dan tidak dapat berfungsi optimal telah mencapai 2,83 juta hektar per tahun. Bila keadaan seperti ini masih berlangsung, dimana Sumatera dan kalimantan telah kehilangan hutannya, maka hutan di Sulawesi dan Papua akan mengalami hal yang sama.(sumber:wikipedia)

Beberapa kasus illegal logging terjadi di beberapa wilayah hutan Indonesia seperti, kawasan hutan Aceh Besar, areal hutan kabupaten Batanghari Jambi, areal hutan lindung kabupaten Lebak Banten, areal hutan lindung di Lampung Barat dan areal hutan lainnya telah dilaporkan oleh beberapa media massa.

Menurut menteri kehutanan Zulkifli Hasan, persoalan pelik yang dihadapi saat ini adalah banyaknya kawasan hutan lindung yang telah beralih fungsi menjadi areal pertambangan dan perkebunan, padahal izin pinjam pakai atau izin pelepasan kawasan hutan belum diberikan.(Kompas, 27 Nov'09)

Dengan laju kerusakan hutan yang tinggi, dampaknya pun telah dirasakan kita semua. Saat ini suhu dunia sudah naik hingga empat derajat, akibatnya permukaan laut naik hingga 80 sentimeter karena mencairnya es di kutub utara.

Sungguh kondisi yang memprihatinkan. Jika aktifitas illegal logging masih belum bisa dikendalikan, bukan mustahil beberapa tahun kedepan Indonesia sudah tidak lagi memiliki hutan.!!

Jumat, 27 November 2009

Belimbing, Buah Tropis Yang Kaya Manfaat


Siapa yang tidak kenal dengan buah yang satu ini? Bentuknya yang unik ternyata menyimpan banyak manfaat bagi tubuh kita.
Buah belimbing berwarna kuning kehijauan. Saat baru tumbuh, buahnya berwarna hijau. Jika dipotong, buah ini mempunyai penampang yang berbentuk bintang. Karena itu dalam bahasa Inggris buah belimbing disebut Starfruit. Buah belimbing berbiji kecil dan berwarna coklat. Buah ini renyah saat dimakan, rasanya manis dan sedikit asam. Bila masak buah belimbing banyak mengandung air sehingga memungkinkan untuk dibuat wine buah.

Kandungan Gizi Buah Belimbing
Buah belimbing juga mempunyai kandungan gizi cukup tinggi yang bermanfaat bagi tubuh kita. Setelah diuji, ternyata dalam 100 gram buah belimbing yang matang mengandung :

• Energi : 35 kal
• Protein : 50 gram
• Lemak : 70 gram
• Karbohidrat : 7,70 gram
• Kalsium : 8 mg
• Serat : 0,90 gram
• Vitamin A : 18 RE
• Vitamin C : 33 Mg
• Niacin : 0,40 gram

Manfaat Buah Belimbing
Disamping sebagai buah yang dapat dikonsumsi, buah belimbing ternyata dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit. Belimbing tergolong buah yang dapat menurunkan kadar kolesterol ’jahat’ dalam tubuh. Bahkan belimbing mampu mencegah timbulnya penyakit hepatitis. Buah ini merupakan sumber vitamin, khususnya vitamin A dan C, sebagai antioksidan tangguh dalam memerangi radikal bebas. Buah ini pun mampu membantu mencegah penyebaran sel-sel kanker, meningkatkan daya tahan tubuh dan menghindari sariawan. Adapun kandungan pektin pada dinding sel belimbing mampu mengikat kolesterol dan asam empedu yang terdapat dalam usus dan membantu pengelurannya.. Selain itu belimbing juga memiliki kandungan serat yang baik sehingga dapat membantu melancarkan proses pencernaan, dan mengandung kadar kalium tinggi, serta natrium yang rendah sebagai obat hipertensi. Buah belimbing menempati posisi juru kunci dibandingkan dengan buah-buahan lainnya karena kalorinya yang rendah cocok untuk bagi penggemar buah-buahan yang kelebihan berat badan.
Jadi, yuk kita coba rasakan manfaatnya..

Kamis, 26 November 2009

Bagaimana Membuat Minuman Yang Sehat?


Air putih adalah minuman yang paling sehat. Namun demikian, masyarakat kita dikenal menyukai minuman yang manis-manis. Lalu apakah minuman manis bisa diminum buat yang sedang berdiet? Jawabnya, tergantung! Kalau yang diminum mengandung gula tentu perlu dipertimbangkan. Karena 1 sendok makan gula pasir mengandung 50 kalori. Kalau begitu apakah kita harus menghindari minuman manis? Tidak juga! Kalau rasa manis diperoleh dari sari buah dan bukan gula, tentu saja boleh. Syarat lainnya minuman tersebut harus kaya gizi dan serat. Bagaimana tips membuat minuman yang sehat, kaya gizi dan serat?

1. Buat minuman dari buah yang cukup tinggi seratnya. Buah-buahan selain tinggi serat juga berkalori rendah. Misalnya, anggur, belimbing, pear dan strawberry.

2. Tidak perlu menambahkan gula pada minuman tersebut. Manfaatkan saja rasa manis pada buah tersebut.

3. Gunakan blender untuk membuat juice, bukan juice ekstraktor yang hanya mengambil air buah, bukan seratnya.

4. Minum juice bersama ampasnya, jangan pernah meninggalkan ampasnya untuk dibuang.

5. Sayuran seperti kangkung, bayam, brokoli, wortel dan tomat juga cocok dijadikan juice. Khusus untuk kangkung, bayam, dan brokoli harus direbus dulu sebelum dicampur dengan buah untuk dijadikan juice supaya rasanya tidak langu.

6. Umumnya sayuran tidak hancur benar bila dijadikan juice. Tak perlu saring ampasnya. Ingatlah bahwa kita justru sedang berniat memasukkan serta ke dalam tubuh.

Jadi mudah bukan membuat juice yang sehat, kaya gizi dan serat? Silahkan mencoba..